Pesan Prabowo di Peringatan 100 Tahun Pondok Gontor Ponorogo
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri resepsi kesyukuran sebagai puncak peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo.
Prabowo hadir bersama sejumlah menteri dan pejabat negara dalam agenda yang menandai satu abad perjalanan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan Gontor yang telah memasuki usia 100 tahun.
Presiden juga menyinggung banyaknya alumni Gontor yang kini bergabung dalam koalisi maupun pemerintahan Kabinet Merah Putih yang dibentuknya.
“Gontor ini adalah institusi yang luar biasa, berhasil dan sukses. Saya tahu banyak alumni Gontor ada disitu terima kasih dukungannya. Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik, itu benar, Gontor jangan ikut politik praktis tapi harus paham politik,” katanya.
Prabowo kemudian menyampaikan pesan mengenai posisi Gontor dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Gontor tidak boleh kemana-mana, tapi harus ada dimana-mana. Gontor ini sudah benar, berada di jalan yang benar,” tambahnya.
Dalam pidatonya, Kepala Negara juga mengingatkan pentingnya memahami perjalanan panjang Gontor yang telah berlangsung selama satu abad.
Menurut Prabowo, sejarah Gontor tidak hanya perlu dikenang, tetapi juga menjadi pelajaran untuk membangun masa depan bangsa.
Diusia 100 tahun, Gontor diharapkan semakin kuat dan terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.
“Sejarah tidak hanya diingat, tapi itu adalah guru terbaik untuk kemajuan yang akan datang,” sebutnya.
Prabowo juga berpesan agar motto dan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan di Pondok Gontor dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut antara lain berbudi tinggi, jujur, dan ikhlas.
“Teruskan perjuanganmu untuk bangsa dan umat,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan PMDG Ponorogo, K.H. Hasan Abdullah Sahal, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Presiden Prabowo dalam resepsi kesyukuran 100 Tahun Gontor. Kehadiran kepala negara menjadi keberkahan sekaligus kesyukuran bagi para santri dan alumni Gontor.
“Kedatangan presiden ini insya Allah dapat berkah dan memberkahi. Kita tidak hanya berguru pada sejarah, tapi membangun sejarah dan membangun peradaban,” ungkapnya.
Resepsi kesyukuran peringatan 100 Tahun Gontor juga dihadiri sejumlah pejabat negara. Diantaranya Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Hadir pula Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Selain itu, agenda tersebut turut dihadiri Wakil Grand Syaikh Al Azhar serta sejumlah duta besar negara sahabat.
Peringatan 100 Tahun Gontor menjadi momentum bagi PMDG untuk menandai perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut sekaligus memperkuat komitmennya dalam pendidikan, pembentukan karakter santri, serta kontribusi bagi bangsa dan umat.
Editor: Putra