Job Fair Ponorogo Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Ada 13.147 Lowongan
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Ribuan para pencari kerja menyerbu event Job Fair 2026 yang digelar di Ponorogo City Center (PCC), Selasa-Rabu (29-30/9/2026). Di hari pertama saja sudah ada sekitar 4.500 pencari kerja mendaftar untuk mengikuti proses rekrutmen dari berbagai perusahaan yang membuka lowongan.
Job Fair 2026 tersebut mempertemukan pencari kerja dengan 69 perusahaan yang berpartisipasi, dengan jumlah kebutuhan tenaga kerja mencapai 13.147 orang.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo Henry Indra Wardana mengatakan, dari 69 perusahaan, sebanyak 38 perusahaan hadir secara langsung di lokasi Job Fair. Sementara 31 perusahaan lainnya mengikuti kegiatan secara online.
Seluruh perusahaan yang tersedia ada sekitar 246 jenis lowongan pekerjaan dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 13.147 orang.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa menggandeng 69 perusahaan, secara luring 38 perusahaan, dan daring 31 perusahaan. Dari 69 perusahaan tersebut, ada kurang lebih 246 lowongan job yang membutuhkan 13.147 orang,” kata Henry.
Lanjutnya Henry menjelaskan bahwa untuk mekanisme rekrutmen dalam Job Fair 2026 berbeda-beda. Setiap perusahaan memiliki sistem seleksi masing-masing sesuai kebutuhan.
Sebagian perusahaan menyediakan proses wawancara secara langsung di lokasi Job Fair. Sementara perusahaan lainnya menerapkan tahapan seleksi atau tes secara daring.
“Tergantung perusahaan. Ada wawancara langsung, ada yang tesnya lewat online. Tergantung sistem perusahaannya masing-masing,” jelasnya.
Menurut Henry, sistem pendaftaran tersebut tidak hanya membantu kelancaran pelaksanaan Job Fair, tetapi juga memberikan data bagi Disnaker Ponorogo mengenai karakteristik pencari kerja.
Data tersebut antara lain berkaitan dengan tingkat pendidikan serta jurusan yang dimiliki pencari kerja. Informasi itu kemudian dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun program ketenagakerjaan.
“Kita umumkan kepada masyarakat, biar mereka mendaftar dulu. Minimal untuk menyeleksi tingkat pendidikannya, terus jurusan yang dikehendaki dan lain sebagainya. Sehingga nanti sebagai bahan evaluasi ke depan,” ungkapnya.
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Job Fair 2026 juga diisi dengan Career Talk. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat menyampaikan secara langsung mengenai tantangan dan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ini upaya kami menyiapkan SDM Ponorogo agar semakin siap masuk dunia kerja,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, Job Fair menjadi salah satu media untuk mempertemukan perusahaan dengan angkatan kerja.
Melalui kegiatan tersebut, pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan secara langsung dari perusahaan. Di sisi lain, perusahaan juga memiliki akses untuk menemukan calon tenaga kerja sesuai kebutuhan.
“Jadi job fair ini sebuah media bagaimana mempertemukan antara perusahaan yang membuka lowongan kerja dan angkatan kerja. Dengan melalui job fair ini akan ada informasi langsung, para pencari kerja bisa langsung mempertemukan langsung,” kata Agus.
Menurut Agus, pelaksanaan Job Fair juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Ponorogo menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Dimana TPT Ponorogo mengalami penurunan dari 4,19 persen menjadi 3,85 persen.
“Tingkat pengangguran terbuka kita turun dari 4,19 ke 3,85. Jadi ada penurunan di mana setiap tahun ini kita TPT. Tentunya job fair ini menjadi salah satu upaya kita bagaimana efektivitas antara penerima kerja dan angkatan kerja ini bisa bertemu sehingga mendapatkan informasi dan akses mudah dan murah,” pungkasnya.
Editor: Putra