Pihak kepolisian tidak henti-hentinya mengingatkan untuk menghentikan tradisi membuat petasan dan balon udara saat bulan puasa dan lebaran di Ponorogo kerap memakan korban.
"Tradisi Ponorogo saat puasa memang banyak buat petasan dan balon udara. Kita mengimbau masyarakat Ponorogo sudahlah jangan membuat petasan, tidak ada untungnya. Terbukti dengan kejadian-kejadian sebelumnya dan saat ini ada korban meninggal dunia," pungkasnya.
Sebelumnya, ledakan keras mengguncang sebuah rumah warga di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (16/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Ledakan bahkan terdengar hingga radius kilometer.
Editor : Putra
Artikel Terkait
