PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen menggalar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo diperingatan Hari Buruh 1 Mei 2026. Dalam aksinya mereka membentangkan spanduk berbagai tuntutan.
Selain itu juga digelar panggung ekspresi suarakan aspirasi masyarakat. Ada berbagai pertunjukan dari mulai orasi, musik dan pembacaan puisi. Aksi ini juga sekaligus memperingati hari pendidikan nasional.
Koordinator Umum Aksi Damai Panggung Bebas Ekspresi, Ulil Arzaq mengatakan aksi yang digelar ini diikuti puluhan masiswa dari berbagai perguruan tinggi di Ponorogo.
‘’Kami ingin suarakan apa yang menjadi unek-unek masyarakat, yang belakangan sedang terjadi dan kondisi Indonesia sekarang,’’ katanya.
Masalah buruh serta pendidikan, lanjut Ulil bahwa hal tersebut menjadi bahan utama aksi. Diantaranya soal, UU 6/2023 tentang cipta kerja, membuat para pemberi upah leluasa mengangkat pegawai berstatus outsourcing. Padahal, mereka rentan di berhentikan tanpa kompensasi yang layak.
‘’Guru honorer masih ada yang diupah mengenaskan, harapan kami kesejahteraan buruh dan guru ini bisa semakin diperhatikan pemerintah,’’ terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno saat menemui peserta aksi damai mengungkapkan bahwa pihaknya terbuka untuk masukan dan kritik, aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan Ponorogo mendatang.
‘’Kami terbuka, silahkan masyarakat, mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan aspirasi di DPRD Ponorogo, seperti halnya tadi soal guru dan lain sebagainya,’’ pungkasnya.
Setelah adanya orasi dan panggung ekspresi para peserta aksi juga menggelar doa bersama dan menyalakan lilin.
Editor : Putra
Artikel Terkait
