Keseruan Kompetisi Berkuda Memanah Jawa Timur di Ponorogo, 48 Atlet Ikut Bertanding

Putra
Salah satu atlet berkuda dan memanah berlomba diajang kompetisi Jawa Timur yang digelar di Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi mengikuti Open Turnamen Berkuda Memanah (horseback archery) se-Jawa Timur. Dalam perlombaan ini sebanyak 48 atlet dari sembilan kabupaten/kota di Jawa Timur yang digelar di Sirkuit Juranggandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan.

Kompetisi yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan para atlet, tetapi juga dijadikan sebagai pemanasan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah 2026.

Para atlet dituntut mampu menjaga keseimbangan di atas kuda sembari membidik sasaran secara akurat.

Dalam turnamen tersebut, peserta bersaing di sejumlah nomor pertandingan, yaitu Fast Shooting, Dynamic Shooting, Circle 400, Serial Shot, Indonesian Track.

Ketua Umum Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia), Triwatty Marciano, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mengikuti turnamen tersebut.

Menurutnya, kompetisi di Ponorogo menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Berkuda Memanah 2026.

"Alhamdulillah partisipasinya cukup banyak untuk menghadapi Kejurnas yang akan dilaksanakan di Jakarta pada bulan September mendatang,” kata Triwatty.

Lanjutnya, Triwatty menjelaskan, selain menjadi ajang pemanasan menuju Kejurnas, turnamen ini juga merupakan bagian dari program pembinaan atlet jangka panjang.

Pordasi menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Intinya adalah mencari bibit atlet berkuda memanah terbaik dari kabupaten maupun kota yang ada di Jawa Timur," jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Ponorogo dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen berkuda memanah tingkat Jawa Timur.

Menurutnya, penyelenggaraan event tersebut menjadi momentum penting dalam mengenalkan olahraga berkuda memanah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami harapkan nanti supaya semakin banyak bibit-bibit atlet untuk Pordasi ini. Ke depan anak-anak muda semakin senang olahraga berkuda, sekaligus bisa mencetak atlet-atlet yang membanggakan Ponorogo di kancah nasional," pungkas Lisdyarita.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga dinilai mampu mendukung pengembangan sport tourism di Ponorogo. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta ekonomi lokal.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network