PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ponorogo, berlangsung meriah. Salah satunya terlihat antusias warga di Jalan Sekar Harum, Lingkungan Mayak, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.
Tampak puluhan emak-emak ikut ambil bagian dalam berbagai lomba khas 17 Agustus. Meski pesertanya mayoritas ibu-ibu, keseruan perlombaan tak kalah meriah.
Tawa dan sorak-sorai warga pecah ketika para peserta berusaha menyelesaikan tantangan dalam perlombaan. Bahkan, beberapa peserta sempat melayangkan protes karena kesal belum berhasil menjadi pemenang meski telah mendapat kesempatan mengulang perlombaan.
Ada tiga kategori lomba yang digelar malam itu. Yakni memasukkan paku ke dalam botol menggunakan stik pancing, makan kerupuk menggunakan stik pancing, serta memasukkan benang ke dalam jarum.
Berbagai tantangan tersebut membuat peserta harus mengandalkan konsentrasi, ketelitian, sekaligus kesabaran. Tak jarang, aksi peserta justru mengundang gelak tawa penonton.
Menariknya, hadiah yang disiapkan panitia juga berbeda. Jika biasanya hadiah berupa barang elektronik atau uang tunai, panitia memberikan sayur-mayur kepada para pemenang. Bahan pangan tersebut dibeli dari kios serta petani di lingkungan sekitar.
Salah seorang peserta, Iin, mengaku senang mendapatkan hadiah sayuran dan tahu setelah berhasil memenangkan lomba.
“Masukkan paku, kuncinya harus fokus. Begitu mulai, langsung dimasukkan, langsung menang. Dapat kangkung dan tahu dari panitia,” katanya.
Menurutnya, hadiah tersebut justru lebih bermanfaat karena bisa langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur, jika dibandingkan dengan hadiah lainnya.
“Senang, bahan ibu-ibu buat masak di rumah. Lebih bermanfaat,” tambahnya.
Panitia lomba, Fitriani Nur Laila, mengatakan pemilihan sayur-mayur sebagai hadiah sengaja dilakukan karena dinilai lebih bermanfaat bagi peserta, khususnya para ibu rumah tangga.
Selain itu, hadiah tersebut dibeli dari pelaku usaha dan petani di sekitar lokasi kegiatan. Dengan demikian, kegiatan perayaan kemerdekaan sekaligus diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian warga.
“Lombanya ada memasukkan paku, ada makanan kerupuk, ada makan roti juga. Hadiahnya sayur-mayur dan tentunya untuk bertujuan untuk memajukan UMKM di daerah sini,” ungkapnya.
Tak hanya peserta yang berhasil menjadi juara yang mendapatkan hadiah. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang belum berhasil memenangkan perlombaan.
“Bagi yang nggak juara tadi langsung dapat hadiah juga, dapat doorprize berupa tahu dan tempe. Jadi semuanya rata, semua dapat hadiah,” pungkas Fitriani.
Panitia berharap kegiatan lomba 17 Agustus tersebut tidak sekadar menjadi hiburan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Editor : Putra
Artikel Terkait
