3. Bawang Putih
Bawang putih juga dapat menjadi pilihan tanaman yang mudah ditanam di rumah. Aroma khasnya yang menyengat berasal dari berbagai senyawa sulfur yang terbentuk ketika jaringan bawang putih mengalami kerusakan.
Karakteristik tersebut membuat bawang putih dikenal memiliki aktivitas penolak terhadap sejumlah organisme pengganggu.
Bawang putih tidak membutuhkan lahan yang luas sehingga bisa ditanam menggunakan pot atau polybag. Tanaman ini juga dapat ditempatkan di bagian tertentu dari kebun rumah.
Selain memanfaatkan tanamannya, bawang putih tentu memiliki nilai praktis karena hasil panennya dapat digunakan sebagai bumbu masakan.
Namun, penggunaan air rendaman atau ekstrak bawang putih sebagai pestisida rumahan perlu dilakukan secara hati-hati. Efektivitasnya terhadap rayap di lingkungan rumah tidak bisa disamakan dengan produk pengendalian rayap yang memang dirancang dan diuji untuk tujuan tersebut.
4. Cengkeh
Cengkeh merupakan tanaman rempah yang memiliki aroma sangat kuat. Kandungan eugenol pada cengkeh diketahui memiliki aktivitas terhadap berbagai jenis serangga, termasuk dalam penelitian mengenai pengendalian rayap.
Jika memiliki halaman yang cukup luas dan kondisi lingkungan sesuai, pohon cengkeh dapat menjadi salah satu tanaman yang ditanam di pekarangan.
Selain memberikan aroma khas, bagian bunga cengkeh juga dapat dipanen dan dimanfaatkan sebagai rempah.
Meski begitu, menanam pohon cengkeh di halaman bukan berarti bangunan otomatis terbebas dari serangan rayap. Tanaman lebih tepat digunakan sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan, sementara pengendalian infestasi membutuhkan metode yang lebih spesifik.
Editor : Putra
Artikel Terkait
