PONOROGO, iNewsPonorogo.id – Melalui perantara KUA Kecamatan Balong, Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama Kementerian Agama terus mendorong penguatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengelolaan dan pencatatan keuangan sederhana yang dilaksanakan di Balai Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Kamis (17/09).
Kegiatan ini diikuti oleh 9 penerima manfaat program PEU dan menjadi bagian dari rangkaian penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu mengelola aktivitas ekonomi secara lebih tertib, terukur, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan transaksi sebagai dasar untuk mengetahui kondisi keuangan serta perkembangan usaha.
Menghadirkan Arif Hartono, S.E., M.SA., dosen Universitas Muhammadiyah Ponorogo, sebagai narasumber, materi yang beliau sampaikan mencakup pentingnya pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha, pengelolaan pemasukan dan pengeluaran, serta pemanfaatan catatan keuangan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan usaha.
Arif menekankan bahwa pencatatan keuangan tidak harus dimulai dengan sistem yang kompleks. Hal terpenting adalah membangun kebiasaan mencatat setiap transaksi secara konsisten, termasuk transaksi dengan nominal kecil. Dengan pencatatan yang dilakukan secara rutin, pelaku usaha dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai arus keuangan dan perkembangan usahanya.
“Catatlah semua alur keuangan usaha sekecil apa pun itu, karena itu yang menentukan kesuksesan usaha,” kata Arif.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
