Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengintip Isi Museum dan Galeri SBY-ANI Pacitan, Diresmikan 17 Agustus 2023
Advertisement . Scroll to see content

Penanganan Kasus Dirasa Tidak Transparan, Pengacara Brigadir J Minta Presiden Bentuk Tim Independen

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:03 WIB
  • author Nandha Aprilianti
Penanganan Kasus Dirasa Tidak Transparan, Pengacara Brigadir J Minta Presiden Bentuk Tim Independen
Ferdy Sambo

JAKARTA, iNews.id - Kuasa hukum Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak merasa banyak hal-hal yang tidak transparan dalam penanganan kasus Brigadir J, salah satunya dalam proses penyidikan. Dari hal ini, dia meminta presiden untuk membentuk tim koneksitas atau tim independen.

“Ketika kita berjumpa dengan penyidik, apa yang kita harapkan belum bisa mereka tunjukkan,” paparnya dalam forum grup diskusi jaringan aktivis Batak Indonesia bersama Forum Mahasiswa Sumut Jakarta melalui zoom, Jumat (5/8/2022).

Diakui Kamaruddin, hal ini karena melihat tindakan tidak transparan terkait pemeriksaan yang dilakukan kepada mantan Kadiv Propram Polri Irjen Ferdy Sambo bersama sang istri.

“Tiba-tiba saya dikirimi surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) bahwa sudah dimintai keterangan sebanyak 36 (pernyataan). Artinya ini ada ketidaktransparanan,” ujarnya.

Alhasil, dari hal ini kuasa hukum Brigadir J meminta izin kepada Presiden Joko Widodo yang sebelumnya juga memberikan atensinya terhadap kasus ini untuk dibentuk tim independen yang terdiri dari angkatan darat, laut dan pihak militer.

“Makanya saya meminta supaya beban Porli tidak berat, ada baiknya tidak cukup pak presiden pidato-pidato saja, biarkanlah dibentuk tim konektifitas atau tim independen,” ucapnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut