Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cemburu Buta, Begini Asal Muasal Suami Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Sekolah Tendang dan Pukul Guru Olah Raga SMPN 5 Singosari, Terungkap karena Persoalan Ini

Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:15 WIB
  • author Avirista Midaada
Kepala Sekolah Tendang dan Pukul Guru Olah Raga SMPN 5 Singosari, Terungkap karena Persoalan Ini
Penganiayaan dilakukan kepala sekolah terhadap guru terjadi di SMPN 5 Singosari Malang. Foto: Okezone

MALANG, iNewsPonorogo.id - Penganiayaan dilakukan kepala sekolah terhadap guru terjadi di SMPN 5 Singosari Malang. Korban guru olah raga bernama Abdul Rozaq (49), melaporkan Anas Fahrudin, kepala sekolah SMPN 5 Singosari Malang, atas dugaan penganiayaan.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu malam (12/8/2023) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Abdul Rozaq tengah mendampingi para pelajar dalam kegiatan kemah di halaman sekolah SMPN 5 Singosari yang berlokasi di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Saat sedang berbincang dengan seorang guru lain, Abdul Rozaq dipanggil oleh Anas, kepala sekolah. Setelah keluar ruangan, tiba-tiba pelaku yang diduga adalah Anas datang dan langsung memaki-maki Abdul Rozaq. Selanjutnya, pelaku menendang korban sebanyak dua kali pada bagian pinggang kanan.

"Ketika saya keluar ruangan, saya langsung mendapat tendangan. Dua kali tendangan, satu mengenai dan satu meleset karena teman menghalanginya. Setelah itu, pelaku berusaha untuk memukul saya, tetapi tidak berhasil karena dihalangi oleh teman-teman," ujar Abdul Rozaq ketika dikonfirmasi pada Rabu (16/8/2023).

Abdul Rozaq menyatakan bahwa banyak orang yang menyaksikan penganiayaan tersebut saat itu. Meskipun begitu, ia memilih untuk tidak membalas tindakan tersebut dan diam saja.

"Banyak saksi, baik dari siswa maupun rekan guru yang melihat semuanya. Setelah kejadian, saya pulang saja. Beberapa teman, terutama teman perempuan, menangis karena ketakutan. Saya hanya berjalan pulang biasa, bukan lari, karena saya merasa tidak bersalah," jelasnya.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut