Sejarah Kelam Korupsi Wali Kota Madiun: Jejak Bambang Irianto hingga OTT Maidi
Hampir satu dekade setelah vonis Bambang Irianto, KPK kembali melakukan operasi senyap di Kota Madiun, yakni operasi tangkap tangan (OTT) Walikota Maidi. Dimana orang nomor satu di Kota Madiun ini tengah menjalani periode kedua kepemimpinan setelah memenangkan Pilkada 2018 dan kembali terpilih pada Pilkada 2024.
OTT terhadap Maidi diduga berkaitan dengan praktik penerimaan uang jatah atau fee proyek serta pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 15 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan orang termasuk Maidi dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan perkara tersebut.
Dua kasus besar yang menjerat dua Wali Kota Madiun dalam rentang waktu berbeda menunjukkan pola yang berulang. Modus dugaan korupsi berkaitan dengan proyek infrastruktur, aliran dana dari pengusaha, hingga pengelolaan anggaran.
Kasus Bambang Irianto dan OTT Maidi menambah daftar panjang kepala daerah di Kota Madiun yang tersandung perkara korupsi. Kondisi ini sekaligus menjadi potret suram tata pemerintahan di kota gadis.
Editor : Putra