Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Ponorogo, Scoopy Serempet Vario dari Arah Berlawanan
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ada Jembatan, Bertahun Tahun Warga Ponorogo Gendong Anak Menyeberang Sungai

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:40 WIB
  • author Putra
Tak Ada Jembatan, Bertahun Tahun Warga Ponorogo Gendong Anak Menyeberang Sungai
warga Ponorogo terpaksa menggendong anak untuk menyeberang sungai karena tidak ada jembatan foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Selama bertahun-tahun warga di Dusun Karangsengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, harus melintasi dan menyeberang sungai jika ingin beraktifitas sehari-hari. Hal ini lantaran tidak adanya akses jembatan.

Tidak hanya beraktifitas, anak-anak didusun tersebut, terpaksa harus digendong orang dewasa atau orangtuanya, saat menyeberang sungai selebar 10 meter, jika ingin berangkat dan pulang ke sekolah. Seperti yang dilakukan Soiman kepada anaknya, Kiara.

“Akses jalan ya cuma sungai ini. Kondisi seperti ini sudah bertahun-tahun. Dulu sempat ada jembatan, namun putus diterjang banjir, kata Soiman. 

Masih menurut pria berusia 41 tahun itu, jika air sungai sedang tinggi atau meluap, maka warga ditempat tersebut, seakan terisolir, dan anak-anak tidak ke sekolah, karena tidak mungkin jika nekat menyeberang.

“Nunggu surut dulu kalau misalkan banjir, karena tidak melintas. Kadang bisa dua hari, bertahan di rumah,” terangnya.

Sementara itu, warga lain, Katijem mengatakan hal yang sama. Dia terpaksa melintasi sungai ketika mau mengantar cucu maupun menjemput ke sekolah.

“Kalau gak ada yang bantuin nyeberang ya gak bisa, gak masuk sekolah,” pungkasnya.

Warga cuma bisa berharap bahwa pemerintah segera membangunkan jembatan. Meski di Dusun Karangsengon yang terisolir ini, cuma ada 6 rumah.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut