Kronologi Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Kamar Mandi Masjid Badegan Ponorogo
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Seorang pria berusia 54 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Masjid Al Furqon, Desa Badegan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Korban diketahui bernama Mulyanto (54), warga Jalan Mawar, Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Gatot Gunaryo yang hendak menggunakan fasilitas kamar mandi masjid. Saat di lokasi, Ia melihat korban dalam posisi tergeletak dan tidak menunjukkan respons.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas Desa Badegan yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
"Saksi melihat pintu kamar mandi dalam keadaan terbuka dan mendapati korban sudah tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas," kata Gatot.
Petugas bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Badegan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.
Dari hasil identifikasi awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos singlet warna hitam dan sarung berwarna biru bermotif garis.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi guna melengkapi proses penyelidikan.
"Telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, serta melakukan identifikasi bersama petugas kesehatan," terang AKP Pamapta 1, Polres Ponorogo Ipda John Anderson.
Meski dugaan awal mengarah pada kondisi kesehatan korban, pihak kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami telah mengamankan lokasi kejadian. Dugaan awal kemungkinan karena menderita sakit,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di area fasilitas umum yang biasa digunakan masyarakat untuk beribadah dan beraktivitas sehari-hari.
Editor : Putra