get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis, Satu Keluarga Tewas Berpelukan Saat Rumahnya Terbakar

Robohnya Rumah Lansia di Ponorogo Diduga Karena Aktifitas Tambang

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:56 WIB
header img
Rumah lansia di Ponorogo yang ambruk diduga karena aktifitas tambang foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Robohnya rumah milik warga di Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, bikin warga geger. Peristiwa tersebut terjadi tanpa didahului hujan maupun angin kencang. Ada dugaan penyebabnya karena aktifitas tambang galian C.

Beruntung, pada saat kejadian pemilik rumah bernama Kademi berhasil menyelamatkan diri meski saat kejadian ia berada di dalam bangunan.

Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian warga karena terjadi secara tiba-tiba. Dugaan adanya aktivitas penambangan di sekitar lokasi pun mencuat, meski hingga kini penyebab utama  masih belum diketahui.

Kademi menceritakan, sebelum rumahnya roboh ia sempat melihat lampu di dalam rumah bergoyang. Saat itu dirinya masih duduk di dalam rumah.

"Saya lihat lampunya goyang-goyang. Saya waktu itu masih duduk di dalam rumah. Tahu-tahu rumahnya ambruk," kata Kademi.

Kademi mengaku tidak mengetahui penyebab pasti rumahnya roboh. Meski demikian, ia menduga kondisi tanah di sekitar rumah mengalami perubahan setelah ada aktivitas tambang di kawasan tersebut.

"Mungkin karena ada penggalian, membuat temboknya agak miring. Sebelumnya tidak ada tanda-tanda sama sekali," tambahnya.

Pasca kejadian, Kademi sementara waktu mengungsi ke rumah adiknya sambil menunggu bantuan dan proses pembersihan puing-puing bangunan.

Tetangga korban, Misradi mengaku mendengar suara keras saat rumah tersebut roboh. Ketika kejadian cuaca dalam kondisi cerah tanpa hujan maupun angin kencang.

"Tahu-tahu rubuh. Suaranya keras sekali. Pemilik rumah sempat keluar, untung selamat. Cuma badannya penuh debu," ungkapnya.

Ia juga membenarkan jika di sekitar lokasi terdapat aktivitas penambangan yang baru berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, suara alat berat dari lokasi tambang sering terdengar hingga permukiman warga.

"Kalau alat berat itu memang terasa sampai sini. Soal ada kaitannya dengan rumah roboh atau tidak, kami tidak tahu," terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nglewan Suwandi mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti robohnya rumah milik Kademi.

Namun, ia juga menjelaskan bahwa terdapat aktivitas tambang yang berjarak sekitar 20 hingga 30 meter dari lokasi rumah yang roboh.

"Rumah ini masih tergolong baru. Tidak ada angin, tidak ada hujan, kok tiba-tiba roboh. Setelah dicek memang ada tambang sekitar dua sampai tiga puluh meter dari lokasi. Tapi apakah itu penyebabnya atau tidak, saya belum bisa memastikan," pungkas Suwandi.

Pemerintah desa akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu korban, serta warga juga akan bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang ambruk.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut