get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Umat Hadiri Tablig Akbar 100 Tahun Pondok Gontor Ponorogo, Ada UAS dan Ustaz Das'ad

Hadapi Tantangan Global, Pondok Gontor Bakal Gelar Forum Internasional GIHES 2026

Senin, 22 Juni 2026 | 18:43 WIB
header img
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal ungkapkan bakal gelar forum internasional GIHES 2026 foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Menandai perjalanan satu abad Pondok Modern Darussalam (PMD) Gontor bersama Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) bakal menggelar forum internasional bertajuk Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Jakarta.

Forum internasional ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor, sekaligus upaya memperkenalkan model pendidikan pesantren Indonesia sebagai solusi atas berbagai tantangan pendidikan global, khususnya terkait pembentukan karakter dan ketahanan mental generasi muda.

Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasyi, mengatakan perkembangan dunia modern saat ini memberikan tantangan baru yang tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga kesiapan mental generasi muda didalam menghadapi kehidupan sosial dan dunia kerja.

“Banyak generasi muda saat ini yang rapuh secara mental. Mereka kesulitan berkolaborasi, tidak memiliki etos kerja yang kuat, lemah dalam aspek kepemimpinan, serta minim orientasi pelayanan,” katanya.

Lanjutnya Prof. Hamid menambahkan bahwa, berbagai negara maju sebenarnya telah lama mengembangkan konsep holistic education atau pendidikan holistik yang menekankan pengembangan seluruh potensi peserta didik, mulai dari aspek intelektual, emosional, sosial hingga spiritual.

Hasil kajian yang dilakukan jika konsep tersebut belum sepenuhnya berhasil diterapkan secara utuh dalam sistem pendidikan modern di berbagai negara.

Praktik pendidikan holistik yang sesungguhnya justru telah lama diterapkan dalam sistem pendidikan pesantren di Indonesia, khususnya di Pondok Modern Darussalam Gontor.

“Pendidikan holistik yang sejati itu telah lama hidup di pesantren. Selama 24 jam santri dibina tidak hanya aspek akademiknya, tetapi juga mental, moral, kepemimpinan, kemandirian, soft skill, hingga kemampuan hidup bermasyarakat,” jelasnya.

Model pendidikan pesantren modern yang diterapkan Gontor dapat menjadi alternatif sistem pendidikan global yang lebih mampu membentuk karakter dan ketangguhan generasi muda.

Melalui penyelenggaraan GIHES 2026, Gontor ingin membuka ruang dialog internasional mengenai konsep pendidikan Islam yang holistik dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Forum tersebut akan menghadirkan akademisi, pemimpin pendidikan, pengelola pesantren, peneliti, hingga pengambil kebijakan dari berbagai negara untuk membahas masa depan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik.

Sementara itu Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan Islam untuk berpartisipasi aktif dalam forum internasional tersebut.

Ia menilai GIHES menjadi momentum penting bagi dunia Islam untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pendidikan global.

“Saya mengundang seluruh pimpinan pondok pesantren, para pemangku kebijakan pendidikan Islam, lembaga-lembaga Islam, serta para rektor perguruan tinggi Islam untuk menghadiri dan ikut serta secara aktif dalam Global Islamic Holistic Education Summit di Jakarta,” pungkasnya.

Melalui GIHES 2026, Gontor berharap dunia pendidikan dapat lebih menaruh perhatian pada pembangunan karakter, spiritualitas, dan ketahanan mental peserta didik.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut