Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pepes Ayam Sunda Masih Digemari, Begini Resep dan Cara Membuatnya di Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah Wilayah di Ponorogo Sudah Diguyur Hujan, BPBD Ungkap Hal Ini

Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:45 WIB
  • author Dinar Putra
Sejumlah Wilayah di Ponorogo Sudah Diguyur Hujan, BPBD Ungkap Hal Ini
Sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo sudah diguyur hujan foto: ilustrasi/istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo sudah mulai diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Hujan terpantau terjadi di Kecamatan Ngebel, Badegan, hingga Slahung. Hal ini membuat masyarakat mulai bertanya-tanya apakah Ponorogo melalui memasuki musim penghujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mengingatkan bahwa hujan yang turun selama beberapa hari belum cukup untuk menjadi penanda dimulainya musim penghujan.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan penentuan awal musim penghujan tidak hanya berdasarkan ada atau tidaknya hujan. Salah satu indikator yang digunakan adalah jumlah curah hujan dalam periode tertentu.

“Musim penghujan itu ditandai dengan curah hujan minimal atau di atas 50 mm per dasarian selama tiga dasarian berturut-turut,” kata Masun.

Masun menjelaskan, hujan yang terjadi dalam dua hingga tiga hari terakhir belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa musim penghujan telah dimulai.

Selain periode pengamatan yang belum mencapai satu dasarian, jumlah curah hujan yang tercatat juga masih harus dipantau secara berkelanjutan.

Hujan yang mulai mengguyur sejumlah wilayah Ponorogo saat ini masih dapat terjadi dalam masa peralihan atau bahkan ketika musim kemarau belum sepenuhnya berakhir.

“Kalau curah hujannya masih di bawah 50 mm per dasarian, apalagi tidak berturut-turut selama tiga dasarian, maka itu fenomena biasa. Di musim kemarau memang masih dimungkinkan ada hujan,” pungkasnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG yang dirilis pada akhir September, awal musim penghujan di Kabupaten Ponorogo diperkirakan tidak berlangsung serentak.

Secara umum, sejumlah wilayah diprediksi mulai memasuki musim penghujan pada dasarian kedua atau ketiga November. Namun, sebagian wilayah lainnya diperkirakan baru mengalami awal musim penghujan pada Desember.

Wilayah Pudak, Pulung, dan Sooko diprediksi memasuki musim penghujan pada dasarian pertama Desember.

Sementara itu, wilayah Ngrayun diperkirakan menjadi salah satu daerah yang lebih lambat memasuki musim penghujan. Awal musim penghujan di wilayah tersebut diprediksi baru terjadi pada dasarian ketiga Desember.

Perbedaan waktu tersebut membuat masyarakat perlu memahami bahwa kondisi cuaca di satu kecamatan belum tentu menggambarkan kondisi seluruh wilayah Ponorogo.

BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa musim penghujan telah tiba hanya karena hujan turun dalam beberapa hari terakhir.

Pemantauan terhadap curah hujan dan konsistensi hujan tetap diperlukan untuk memastikan perubahan musim.

Masyarakat juga diminta tetap memperhatikan informasi cuaca dan perkembangan kondisi di wilayah masing-masing, terutama menjelang periode musim penghujan yang diperkirakan mulai terjadi pada November hingga Desember.

Dengan kondisi awal musim penghujan yang diprediksi berbeda-beda, hujan yang turun saat ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari dinamika cuaca sebelum musim penghujan benar-benar berlangsung secara konsisten.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut