Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Memasak Tumis Selada Air, Pedasnya Menggugah Selera
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Baik! RSUD dr. Harjono Ponorogo Layani Pemasangan Ring Jantung Tanpa Operasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:14 WIB
  • author Dinar Putra
Kabar Baik! RSUD dr. Harjono Ponorogo Layani Pemasangan Ring Jantung Tanpa Operasi
Warga Ponorogo dan sekitarnya kini tidak perlu jauh jika ingin mendapat pelayanan penanganan penyakit jantung koroner foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Warga Ponorogo dan sekitarnya kini tidak perlu jauh jika ingin mendapat pelayanan penanganan penyakit jantung koroner melalui prosedur kateterisasi jantung. Dimana RSUD dr. Harjono Ponorogo sudah ada layanan kardiovaskular intervensi nonbedah serta memungkinkan dokter memeriksa pembuluh darah jantung sekaligus melakukan pemasangan ring apabila pasien membutuhkan tindakan tersebut.

Kehadiran layanan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan pelayanan kesehatan di Ponorogo. Pasien yang memenuhi indikasi medis dapat menjalani tindakan intervensi jantung tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Anna Budiarti, Sp.JP (K), FIHA, mengatakan layanan kateterisasi jantung merupakan salah satu layanan unggulan yang dikembangkan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo ini.

"Ini merupakan salah satu layanan unggulan dari Rumah Sakit Dr. Harjono Ponorogo bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya, layanan unggulan di bidang kardiovaskular," kata dr. Anna Budiarti.

Anna menjelaskan, kateterisasi jantung dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah koroner pada pasien yang diduga mengalami penyakit jantung koroner.

Melalui pemeriksaan tersebut, dokter dapat mengetahui apakah terdapat penyempitan pembuluh darah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Jika ditemukan indikasi medis, dokter dapat mempertimbangkan pemasangan ring jantung untuk membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka sehingga aliran darah dapat membaik.

Dengan metode tersebut, tindakan dapat dilakukan tanpa membuka rongga dada seperti pada operasi jantung terbuka. Meski demikian, keputusan menjalani kateterisasi atau pemasangan ring tetap bergantung pada kondisi pasien dan hasil pemeriksaan dokter.

"Masyarakat jangan khawatir, yang sedang mengalami serangan jantung, pemasangan ring jantung itu bukanlah sesuatu yang harus dioperasi atau dibedah. Itu merupakan pelayanan invasif yang nonbedah," jelasnya.

Tak hanya untuk penyakit jantung koroner, fasilitas kateterisasi di RSUD dr. Harjono Ponorogo juga berpotensi mendukung layanan intervensi neurologi atau saraf.

Di rumah sakit Dr Harjono telah memiliki dokter spesialis neurologi konsultan intervensi neurologi. Fasilitas kateterisasi dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi pembuluh darah pada kasus stroke tertentu, terutama stroke nonperdarahan, sesuai indikasi dan ketersediaan layanan yang dibutuhkan.

Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan apakah pasien memerlukan tindakan intervensi atau penanganan medis lainnya.

RSUD dr. Harjono Ponorogo juga berupaya mengembangkan layanan untuk menangani penyakit jantung bawaan atau kelainan jantung kongenital.

Pengembangan fasilitas serta peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi bagian penting untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Jadi harapan kami di sini, kami ingin layanan kardiovaskular yang paripurna cukup di Ponorogo saja," pungkasnya.

Didalam pengembangan layanan kardiovaskular tersebut, RSUD dr. Harjono Ponorogo mendapat pendampingan dari RSUD dr. Saiful Anwar Malang.

Pendampingan itu merupakan bagian dari program pengembangan layanan unggulan Kementerian Kesehatan. RSUD dr. Saiful Anwar berperan sebagai rumah sakit pengampu bagi wilayah Ponorogo.

Pendampingan dilakukan sejak persiapan fasilitas kateterisasi hingga konsultasi teknis untuk mendukung pengembangan layanan. (Adv)

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut