Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Baik! RSUD dr. Harjono Ponorogo Layani Pemasangan Ring Jantung Tanpa Operasi
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Warga Hadiri Puncak Hari Santri 2026 PKB Ponorogo, Ada Shalawat dan Pengajian

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:45 WIB
  • author Dinar Putra
Ribuan Warga Hadiri Puncak Hari Santri 2026 PKB Ponorogo, Ada Shalawat dan Pengajian
Ribuan warga menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Ribuan warga menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo, yaitu dengan kegiatan shalawat dan pengajian bersama Gus Farhan Lil Ulil Albab serta Gus Abdurachman Syah.

Kegiatan bertajuk PKB Ponorogo Bershalawat ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya masyarakat untuk mengikuti acara keagamaan. Peringatan Hari Santri juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ketua DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan peringatan Hari Santri Nasional merupakan pengingat atas kontribusi besar kalangan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk melalui Resolusi Jihad yang dipelopori KH Hasyim Asy'ari.

"Peringatan Hari Santri menjadi pengingat atas Resolusi Jihad yang dipelopori KH Hasyim Asy'ari. Perjuangan santri memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa yang perlu terus dikenang dan dilanjutkan," ungkap Dwi Agus.

Ketua DPRD Ponorogo tersebut menegaskan, semangat perjuangan santri perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai pengabdian, persatuan, dan kepedulian terhadap bangsa dinilai tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

Selain mengenang sejarah perjuangan santri, puncak peringatan HSN 2026 yang digelar PKB Ponorogo juga dimanfaatkan untuk memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa.

Dwi Agus mengatakan, doa bersama tersebut diharapkan membawa kebaikan bagi masyarakat serta menjadi ikhtiar agar berbagai bencana yang melanda Indonesia segera berakhir.

"Kita berdoa bersama demi kebaikan dan kemaslahatan bangsa Indonesia," terangnya.

Suasana semakin terasa melalui lantunan shalawat dan pengajian yang menghadirkan Gus Farhan Lil Ulil Albab dan Gus Abdurachman Syah.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Iman Sukri, menilai kegiatan shalawat bersama memiliki nilai penting dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Sekaligus apat menjadi sarana mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.

"Kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat," terangnya.

Iman menambahkan, peringatan Hari Santri bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga menjaga nilai perjuangan yang diwariskan para ulama kepada generasi penerus.

“Santri merupakan bagian penting dari sejarah bangsa. Perjuangan mereka dibangun melalui pengorbanan, ketulusan, dan pengabdian panjang demi kepentingan agama serta negara,” pungkasnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut