Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keseruan Anak TK di Ponorogo Diajarkan Atasi Gas Bocor hingga Memadamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Asyik Meracik Petasan, 8 Pelajar SD-SMP di Bantul Digerebek Polisi

Minggu, 24 April 2022 | 15:17 WIB
  • author Erfan Erlin
Asyik Meracik Petasan, 8 Pelajar SD-SMP di Bantul Digerebek Polisi
Kapolres Bantul AKBP Ihsan didampingi Kapolsek Bantul (kanan) AKBP Ayom menunjukkan serbuk bahan peledak yang diamankan dari 8 remaja di Bantul.(MPI/erfan erlin)

Dari pemeriksaan ketujuh anak ini, petugas mengembangkan dan mendapatkan satu pelajar lain. Pelajar ini tinggal di Ringinharjo yang berperan berbagai bahan bubuk petasan mulai dari serbuk belerang, serbuk aluminium, serbuk potasium. 

“Anak ini membeli dengan sistem COD dari sebuah marketplace secara online,” katanya. 

Dari mereka polisi berhasil mengamankan bahan-bahan untuk pembuatan petasan, di antaranya tiga bungkus racikan mercon petasan yang sudah jadi seberat 4 ons, dua bungkus belerang seberat 2 kg, dua bungkus potasium seberat 1,8 kg, sebungkus bubuk aluminium seberat 1,5 ons dan 473 selongsong dari berbagai ukuran. 

"Kami juga amankan 17 petasan dari berbagai ukuran yang sudah jadi," katanya. 
 
Ihsan mengatakan, bahan mercon yang diamankan cukup banyak hingga mencapai 4 kilogram. Jika bahan ini meledak akan sangat membahayakan karena berkaca dari kasus di Ngaglik Sleman beratnya hanya 1,5 kilogram daya ledaknya bisa menghancurkan sebuah rumah.

Polisi tidak ingin kecolongan terkait dengan petasan, karena sangat berbahaya. Meskipun anak-anak namun proses hukum masih terus berlanjut. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang Darurat dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Mereka berdelapan berpotensi menjadi tersangka. Saat ini masih berproses," katanya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut