Konsep tersebut dirancang untuk menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal, khususnya sektor UMKM.
Maidi juga dikenal dengan gaya kepemimpinan yang aktif turun ke lapangan. Ia kerap berkeliling kota menggunakan sepeda atau sepeda motor untuk memantau kondisi infrastruktur sekaligus menyapa warga.
Selain pembangunan fisik, juga ada banyak program diantaranya bidang pendidikan, seperti pemberian laptop gratis bagi siswa sekolah dasar hingga menengah serta beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Selama kepemimpinan Maidi, Pemerintah Kota Madiun mengoleksi ratusan penghargaan di tingkat provinsi dan nasional. Penghargaan tersebut mencakup opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut atas laporan keuangan daerah, predikat Smart City, serta berbagai inovasi di bidang lingkungan hidup dan pelayanan publik.
Kasus ini sekaligus menjadi sorotan publik, mengingat Maidi selama ini dikenal sebagai figur reformis dengan citra keberhasilan pembangunan dan tata kelola kota.
Editor : Putra
Artikel Terkait
