PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Ponorogo, baik yang ada di desa maupun di kelurahan terus dipercepat. Hingga pertengahan Maret 2026 ini saja sudah sebanyak 36 Koperasi telah selesai dibangun, sedang 226 lainnya masih dalam proses pembangunan.
“36 rampung dibangun. Progresnya sudah berjalan dengan baik, tidak ada ke dalan yang berarti,” kata Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra.
Lanjutnya, Dandim menambahkan bahwa capaian percepatan pembangunan tersebut menjadi indikator bahwa program strategis nasional ini, baik di desa dan kelurahan di Ponorogo terus berproses setiap hari.
“Sampai dengan saat ini akan terus bertambah setiap harinya. Total kan terdapat 307 desa dan kelurahan di Ponorogo dan setiap wilayah harus memiliki Koperasi Merah Putih,” terangnya.
Total jumlah desa dan kelurahan, 226 masih dalam tahap pembangunan, sementara 45 lainnya terkendala ketersediaan lahan. Salah satu berada di wilayah kelurahan. Hal ini karena kelurahan tidak memiliki aset tanah bengkok seperti halnya desa.
“Untuk terkendala ketersediaan lahan, kita berupaya kerja sama dengan pemerintah desa, lalu Pemkab serta Perhutani, untuk menyediakan lahan,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga menjajaki kemungkinan pemanfaatan lahan milik Perhutani, terutama yang berada di kawasan pegunungan.
“Untuk yang ada kendala lahan di daerah pegunungan kita sudah bersurat baik kepada bupati, kepada Kementerian Kehutanan, beserta Perhutani terkait pembebasan lahan yang akan digunakan Koperasi Merah Putih,”pungkasnya.
Di sisi lain, sejumlah masyarakat juga ada yang bersedia menyediakan tanah untuk pembangunan koperasi melalui mekanisme tukar guling. Namun proses tersebut membutuhkan waktu.
Editor : Putra
Artikel Terkait
