Mempertahankan memasak dengan cara tradisional ternyata juga mempengaruhi cita rasa Srabi khas Ponorogo hingga membuat banyak pelanggan tidak pernah bosan menyantapnya. Aroma sangit dari kayu bakar juga membuat srabi semakin nikmat disantap, apalagi ketika masih keadaan hangat.
“Masaknya masih tradisional juga kalau yang di sini. Aroma sangit dari bahan bakarnya dari kayu jadi rasanya khas dan pastinya enak banget,” pungkasnya.
Untuk bisa menikmati Srabi Kerun Ayu, cukup merogoh kocek Rp2 ribu saja. Dalam sehari bisa menjual sekitar 1.500 Srabi, yang buka dari jam 2 dini hari hingga jam 12 siang.
Editor : Putra
Artikel Terkait
