Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Hal Mistis saat Tangani Kasus Brigadir J
Advertisement . Scroll to see content

Mabes Polri Minta Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Berspekulasi di Luar Kompetensi

Minggu, 24 Juli 2022 | 05:01 WIB
  • author Putranegara Batubara
Mabes Polri Minta Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Berspekulasi di Luar Kompetensi
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri, Irjen Dedi Prasetyo meminta agar pihak kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak memberikan pernyataan-pernyataan kepada publik di luar kompetensinya sebagai pengacara. Ini dilakukan agar tidak tercipta banyak spekulasi terkait kasus itu.

"Seperti pengacara menyampaikan sesuai dengan hukum acaranya jangan berspekulasi tentang luka, tentang benda ini benda itu, itu nanti expert yang menjelaskan," kata Irjen Dedi usai prarekonstruksi kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Kadivpropam nonaktif, Ferdy Sambo, di Jakarta Selatan

Dedi menambahkan, tak hanya itu awak media juga harus mampu untuk menyeleksi informasi yang disampaikan narasumber terkait dengan kasus tewasnya Brigadir Yoshua. Menurut dia, kesalahan dalam mengutip narasumber berpotensi memperkeruh suasana.

"Saya minta kepada teman-teman media juga untuk bisa meluruskan berbagai macam spekulasi terkait informasi yang berkembang. Kalau teman-teman media mengutip dari sumber-sumher yang bukan expert justru permasalahan akan lebih keruh. Masalah ini sebenarnya akan segera diungkap timsus," jelasnya.

Dedi memastikan kematian Brigadir Yoshua akan diungkap secara terang-benderang. Proses pembuktiannya harus dilakukan secara ilmiah dan hasilnya harus sahih.

"Ada dua konsekuensi yang harus ditanggung oleh penyidik. Konsekuensi secara yuridis harus terpenuhi, konsekuensi keilmuan ini harus terpenuhi metodenya, ilmunya, dan peralatan yang digunakan," katanya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut