Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pemberian Obat Kadaluarsa Pada Pasien, Dinkes Ponorogo; Masih Diperbolehkan
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Sebut ada Info Gas Air Mata Kadaluarsa

Senin, 10 Oktober 2022 | 17:02 WIB
  • author Bachtiar Rojab
Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Sebut ada Info Gas Air Mata Kadaluarsa
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkap ada informasi gas air mata kadaluarsa. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Tragedi di Stadion Kanjuruhan masih didalami oleh sejumlah pihak. Bahkan saat ini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tengah mengantongi informasi terkait banyaknya korban yang berjatuhan atas peristiwa berdarah Sabtu 1 Oktober lalu.

Terbaru, Komnas HAM menyebut, pihaknya telah menemukan informasi terkait gas air mata kedaluwarsa.

Komisioner Komnas HAM Choriul Anam mengatakan, pihaknya tengah mendalami adanya informasi penemuan gas air mata kedaluwarsa di stadion Kanjuruhan.

 

"Soal kedaluwarsa itu informasinya memang kita dapatkan, tapi memang perlu pendalaman," ujar Anam saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/10/2022).

Lebih lanjut, Anam menuturkan, hingga tanggal 10 Oktober 2022 pihaknya telah mencermati informasi yang didapat terkait dinamika yang terjadi di lapangan, salah satunya gas air mata yang memicu kepanikan sehingga menyebabkan korban berjatuhan.

"Pemicu utama adalah memang gas air mata yang menimbulkan kepanikan sehingga banyak supporter atau aremania yang turun berebut untuk masuk (ke) pintu keluar, berdesak-desakan dengan mata yang sakit, dada yang sesak, susah nafas dan sebagainya," tutur Anam.

 

"Sedangkan pintu yang terbuka juga pintu kecil, sehingga berhimpit-himpitan kayak gitu lah yang sepanjang hari ini yang menyebabkan kematian," sambungnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut