Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sugiri Sancoko Mulai Jalani Persidangan Tipikor, Ini Pesan Plt Bupati Ponorogo
Advertisement . Scroll to see content

Sidak Pasar di Ponorogo Paska Lebaran, Gubernur Khofifah Sebut Harga Stabil dan Turun

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:24 WIB
  • author Putra
Sidak Pasar di Ponorogo Paska Lebaran, Gubernur Khofifah Sebut Harga Stabil dan Turun
Gubernur Jatim bersama Plt Bupati Ponorogo sidak harga kebutuhan pokok Paska lebaran foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Harga barang pokok dan penting (bapokting) Paska hari raya Idul Fitri sudah mulai stabil dan cenderung turun. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak ke Pasar Legi Ponorogo.

Didampingi oleh Plt Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita, Gubernur Khofifah mengecek harga serta ketersediaan atau stok kebutuhan pokok di pasar terbesar di Ponorogo ini, serta untuk memastikan kondisi harga bahan pokok tetap terkendali pasca Lebaran.

“Kita ingin memastikan bahwa stabilisasi distribusi sembako aman lancar. Saya rasa di Pasar Legi Ponorogo, distribusi lancar, harga cenderung stabil dan turun,” kata Khofifah

Beberapa barang juga dijual dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti halnya beras SPHP, lalu Minyakita.

Minyakita yang HET Rp 15.700 per liter dijual Rp15.500 per liter. Kemudian Beras SPHP Rp11.500 per kilogram bahwa HET nya adalah Rp12.500 per kilogram. 

“Paska lebaran ini, beberapa barang ada yang bawah HET. Minyakita lancar distribusinya dan harga dibawah HET. Disini beras dibawah HET. Ini berkat Bulog Ponorogo,” ungkapnya.

Lanjutnya Khofifah menambahkan bahwa kemudian untuk harga daging ayam turun signifikan. Dimana sebelumnya atau saat Idul Fitri mencapai Rp55 ribu per kilogram, kini sudah turun Rp38 ribu per kilogram.

“Monitoring pengawasan dari tim pemkab, mohon terus dijalankan supaya tidak ada harga diluar dari apa yang menjadi standar di Pasar,” pungkasnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut