Truk Ekspedisi vs Pikap Bermuatan Batu Bata Tabrakan di Jalur Ponorogo-Trenggalek
Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk ekspedisi bernomor polisi B 1991 CXS yang dikemudikan Muhammaddin Tanjung, warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Diduga saat melintasi tikungan lokasi kejadian, truk ekspedisi terlalu ke tengah hingga memasuki jalur berlawanan. Jarak kedua kendaraan terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Dugaan sementara truk mengambil sebagian jalur lawan saat melintasi tikungan. Karena jarak sudah dekat, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan,” terangnya.
Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat, terlebih untuk jenis mobil pkap yang mengangkut batu bata dilaporkan mengalami kerusakan paling parah.
“Kami juga telah meminta keterangan dari kedua pengemudi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan,” ungkapnya.
Sementara itu Dwi salah satu warga Sawoo mengatakan tikungan Randu-Randu memang dikenal sebagai salah satu titik yang cukup rawan kecelakaan. Kawasan tersebut punya jalan yang menikung dan memiliki tingkat visibilitas terbatas.
“Tikungan ini memang cukup rawan. Pengendara harus benar-benar mengurangi kecepatan dan fokus saat melintas,” pungkasnya.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi marka jalan, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur menikung guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Editor : Putra