get app
inews
Aa Text
Read Next : Petugas Damkar Ponorogo Bantu Remaja Lepas Borgol yang Terkunci di Tangan

Ramai! Ada Lokasi KDMP di Ponorogo Berdekatan Bikin Perbincangan Warga

Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:05 WIB
header img
Salah satu lokasi KDMP di Ponorogo yang berdekatan satu sama lain. (Foto: iNewsPonorogo.id/Putra).

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Progres pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ponorogo terus dikebut. Namun ada yang menarik beberapa lokasi gerai saling berdekatan mengundang banyak komentar, hingga viral dimedia sosial.

Gerai yang berdekatan itu yaitu KDKMP Desa Tegalombo, Kauman dengan Desa Bululor, Kecamatan Jambon maupun Desa Pengkol dan Desa Bringin di Kecamatan Kauman. Hal ini membuat sebagian masyarakat justru khawatir koperasi itu bakal saling bersaing. 

Adanya Kekhawatiran masyarakat tersebut lantas ditepis oleh Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farouk Saputra. Menurutnya, konsep bisnis KDKMP sejak awal memang tidak dirancang seperti minimarket atau toko kelontong yang bersaing memperebutkan konsumen. 

‘’KDKMP ini bukan ritel modern. Masing-masing sudah memiliki anggota dan wilayah pelayanan sendiri,’’ katanya.

Lanjutnya Farouk menambahkan bahwa yang menjadi salah satu fungsi utama yakni penyalur komoditas bersubsidi pemerintah. Sehingga distribusi barang dilakukan berdasarkan data warga di masing-masing desa. Maka nanti tidak akan saling tumpang tindih meski lokasi berdekatan. Adapun untuk produk non-subsidi tetap dapat dijual secara terbuka. 

‘’Barang subsidi tidak bisa diambil warga desa lain. Semua sudah berbasis data penerima manfaat, sehingga pangsanya berbeda,’’ terangnya.

Masih menurut Farouk untuk penentuan lokasi bukan dilakukan secara acak. Seluruhnya telah melalui musyawarah desa dengan mempertimbangkan akses masyarakat dan ketersediaan lahan.

KDKMP akan menjadi penggerak ekonomi desa jika mampu terintegrasi dengan berbagai program pemerintah. Selain itu juga memasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

‘’Kalau hasil produksi warga bisa masuk ke KDKMP lalu diserap SPPG, maka perputaran ekonomi akan kembali ke desa,’’ pungkasnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut