Jangan Asal Pelihara! Ini Cara Ternak Ayam Kampung Untuk Orang Sibuk
Pemilihan wadah pakan dan minum juga dapat menghemat waktu. Tempat pakan sebaiknya memiliki kapasitas sesuai jumlah ayam dan kebutuhan selama pemilik berada di luar rumah.
Pakan tidak boleh dibiarkan terlalu lama dalam kondisi terbuka karena berisiko kotor atau lembap. Tempat minum bahkan perlu mendapat perhatian lebih.
Gunakan wadah yang stabil, tidak mudah terbalik dan mudah dibersihkan. Posisi wadah juga dapat dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan yang mudah tercampur kotoran.
Jika jumlah ayam sudah bertambah, sistem pakan atau minum otomatis maupun semiotomatis dapat dipertimbangkan. Tetapi sistem tersebut tetap harus diperiksa secara rutin.
Menunggu kandang benar-benar kotor sebelum dibersihkan justru dapat membuat pekerjaan semakin berat.
Sisa pakan, air yang tumpah dan bagian lantai yang lembap sebaiknya segera ditangani ketika ditemukan. Pembersihan ringan bisa dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan ayam.
Pakan yang tercampur kotoran dapat dibuang, wadah air yang kotor segera dibersihkan dan bagian kandang yang terlalu basah diperiksa.
Kebiasaan kecil tersebut dapat mengurangi pekerjaan pembersihan besar di kemudian hari.
Ayam kampung memang dikenal cocok dipelihara dengan sistem umbaran. Namun, bagi pemilik yang bekerja di luar rumah, ayam yang dibiarkan berkeliaran sepanjang hari justru dapat menimbulkan masalah.
Ayam bisa masuk ke halaman tetangga, merusak tanaman, sulit ditemukan saat sore atau terkena gangguan hewan lain. Solusinya, peternak dapat membuat area umbaran yang dibatasi pagar.
Ayam tetap mempunyai ruang untuk bergerak, tetapi keberadaannya lebih mudah dipantau. Area tersebut sebaiknya memiliki tempat berteduh dan tidak mudah berubah menjadi becek ketika hujan.
Beternak ayam kampung tetap merupakan usaha yang membutuhkan perhitungan, meskipun hanya dilakukan di belakang rumah.
Pemilik perlu mencatat pembelian bibit, pakan, obat, perbaikan kandang, kematian ayam dan hasil penjualan.
Pencatatan tidak perlu rumit. Buku kecil atau aplikasi catatan di ponsel sudah cukup untuk mengetahui perkembangan usaha.
Catatan tersebut menjadi penting ketika peternak ingin menambah jumlah ayam. Jika kebutuhan pakan dan waktu perawatan sudah melebihi kemampuan, menambah populasi justru dapat menjadi beban.
Sebaliknya, jika sistem sudah stabil dan biaya dapat dikendalikan, jumlah ternak dapat ditingkatkan secara bertahap.
Cara ternak ayam kampung sambil bekerja bukan tentang bagaimana membuat ayam tidak perlu diawasi, melainkan bagaimana membuat sistem pemeliharaan yang efisien.
Editor: Putra