Jumlah Janda di Bojonegoro Semakin Meningkat usai Lebaran 2024, Banyak yang Mengajukan Cerai ke PA 

Dedi Mahdi
Ilustrasi janda. Foto: ist

BOJONEGORO, iNewsPonorogo.id - Ratusan penduduk di Bojonegoro, Jawa Timur, secara massal mengajukan permohonan cerai ke Pengadilan Agama setempat. Setelah Idul Fitri, mayoritas yang mengajukan perceraian adalah pekerja yang tinggal di luar kota.

Menurut data dari Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro, terdapat 134 kasus cerai yang telah diajukan. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan dengan hari-hari biasa, di mana petugas menerima sekitar 50 berkas kasus per hari.

Dari bulan Januari hingga April 2024, terdapat 852 warga yang mengajukan cerai. Di antaranya, 642 kasus merupakan cerai gugat (yang diajukan oleh pihak istri), sementara 210 kasus merupakan cerai talak (yang diajukan oleh pihak suami).

Faktor utama dari tingginya angka perceraian ini adalah masalah pendidikan, yang berdampak pada berbagai aspek seperti pola pikir, ekonomi, dan kemiskinan.

Selain itu, kemajuan teknologi juga berperan dalam timbulnya konflik dalam rumah tangga dan memicu kehadiran pihak ketiga.

Editor : Sazili Mustofa

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network