PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Mobil tukar uang baru keliling dari Bank Indonesia langsung diserbu warga, di halaman parkir Masjid Agung Tjokronegoro Ponorogo. Mereka kebanyakan adalah para emak-emak ini rela mengantri panjang untuk sekedar mendapatkan uang pecahan keluaran terbaru untuk lebaran.
Meski harus mengantre, namun warga tetap antusias demi mendapatkan uang baru. Mereka beralasan bahwa masih mempertahankan tradisi bagi-bagi rejeki kepada saudara dengan uang baru, pada perayaan hari Idul Fitri nanti.
“Buat kasih THR ke ponakan dan saudara lain. Tukar semua kecuali pecahan Rp50 ribu, totalnya Rp2.8 juta. Menunggu lama akhirnya bisa dapat,” kata Adinda Lismawati, pegawai negeri sipil yang ikut menukarkan uang baru.
Sebelum menukarkan uangnya, harus terlebih dahulu berebut untuk mendaftar melalui Website, meski tidak mudah. Adapun untuk maksimal penukaran, yaitu sebesar Rp5 juta.
“Kemarin dari jam 2 sampai jam 4 mendaftar. Lebih susah dibanding tahun kemarin,” tambah Adinda.
Sementara itu hal yang juga diungkapkan oleh ada seorang kakek warga Kecamatan Sampung, Parjiato yang juga ikut antre menukar uang baru di kas keliling Bank Indonesia (BI).
Dirinya memilih menukarkan uang baru buat Lebaran di mobil keliling di kas keliling BI Indonesia, karena tidak ada tambahan jasanya.
“Ini baru pertama, biasanya tukar di pinggir jalan. Ada jasanya, kalau di kas Bank Indonesia kan tanpa jasa,” pungkasnya.
Bank Indonesia menyiapkan layanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran 2026 melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) pada periode pertama, dan akan mendapatkan jatah 2 kali, untuk Kabaupaten Ponorogo.
Editor : Putra
Artikel Terkait
