Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dear Pengusaha Coffe Shop Ponorogo, KPK Lelang Mesin Kopi Seharga Rp77 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penganiayaan Oleh Mario Dandy Berbuntut Panjang, Sang Ayah Akan Dipanggil KPK

Jum'at, 24 Februari 2023 | 18:57 WIB
  • author Putra
Kasus Penganiayaan Oleh Mario Dandy Berbuntut Panjang, Sang Ayah Akan Dipanggil KPK
Rafael Alun Trisanmbodo ayah Mario pelaku penganiayaan bakal dipanggil KPK. (Foto: Twitter/iNews.id)

JAKARTA, iNewsPonorogo.id - Mencuatnya kasus penganiayaan oleh anak pegawai jenderal pajak, terus bergulir. Dimana Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan memanggil Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rafael Alun Trisambodo, terkait dengan adanya peningkatan harta kekayaan yang tak wajar.

"KPK akan segera melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, untuk klarifikasi LHKPN yang telah dilaporkan dengan faktual harta yang dimilikinya," kata Ali melalui pesan singkatnya.

KPK menilai ada ketidakwajaran antara harta kekayaan tersebut dengan profil Rafael Alun yang merupakan eselon III di DJP Kemenkeu.

 

"Atas LHKPN bersangkutan pada 2012 sampai tahun 2019, KPK telah melakukan pemeriksaan dan hasilnya sudah disampaikan serta dikoordinasikan dengan Inspektorat Kementerian Keuangan terkait untuk tindak lanjuti," sambungnya.

Rafael Alun Trisambodo merupakan ayah dari Mario Dandy Satriyo. Mario Dandy merupakan pelaku penganiayaan pada David, anak dari Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jonathan Latumahina.

Kasus tersebut berbuntut panjang. Ayah Mario Dandy, Rafael Alun ikut terseret. Gaya hidup glamour Mario Dandy menjadikan pertanyaan terhadap sosok sang ayah. Lantas mencuat Rafael Alun memiliki harta kekayaan yang fantastis yakni sebesar Rp56,10 miliar.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut