Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jumlah Janda di Bojonegoro Semakin Meningkat usai Lebaran 2024, Banyak yang Mengajukan Cerai ke PA 
Advertisement . Scroll to see content

Wacana Raperda Janda di Banyuwangi Tuai Polemik

Sabtu, 04 Juni 2022 | 06:54 WIB
  • author Eris Utomo
Wacana Raperda Janda di Banyuwangi Tuai Polemik
Wacana raperda janda menuai polemik dan kontroversi di kalangan anggota DPRD Banyuwangi. (FOTO: iNews/ERIS UTOMO)

Sementara itu, penolakan terhadap wacanan penyusunan Raperda Jabar dilontarkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila. "Saya pribadi menolak jika wacana tersebut tetap diusulkan, terlebih dipaksakan," kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi.

Marifatul Kamila menyatakan, Raperda Janda bukan solusi yang bijak untuk mengatasi masalah tingginya angka perceraian dan jumlah wanita yang menjanda di Kabupaten Banyuwangi.

"Terdapat beberapa solusi untuk memberdayakan perempuan. Terlebih, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah melakukan langkah yang lebih penting yakni pemberdayaan perempuan," ujar Marifatul Kamila.

Editor: Putra

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut