Mengintip Rumah Masa Kecil SBY di Pacitan, Joglo Tua hingga Perabotan Penuh Kenangan

Dinar Putra
Rumah masa kecil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan foto: istimewa

PACITAN, iNewsPonorogo.id - Di tengah padatnya permukiman Kota Pacitan, ada sebuah rumah joglo tua masih berdiri kokoh. Bangunannya sederhana, tetapi menyimpan banyak cerita. Disitulah diketahui tempat masa kecil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada.

Rumah yang berada di lingkungan Barean, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, itu menjadi salah satu saksi perjalanan hidup SBY sebelum menempuh pendidikan militer dan berkarier hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Dari luar, rumah tradisional Jawa tersebut terlihat mencolok di antara bangunan di sekitarnya. Atap joglonya menjulang tinggi, ditopang empat tiang utama atau soko guru. Halaman depannya yang luas turut memberi kesan lapang, dengan dua pohon mangga besar yang menaungi teras rumah.

Meski telah berusia ratusan tahun, bentuk utama rumah tersebut masih dipertahankan. Salah satu perubahan yang terlihat terdapat pada bagian pendopo depan, yakni dinding gebyok kayu yang telah dibongkar sehingga area tersebut terasa lebih terbuka.

Susilo Bambang Yudhoyono lahir di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada 9 September 1949. Sosok yang akrab disapa SBY itu menghabiskan sebagian masa kecil hingga remajanya di Pacitan.

Sebelum melanjutkan pendidikan militer di Magelang, SBY menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya. Ia tercatat sebagai alumni SDN Baleharjo 1, SMPN 1 Pacitan, dan SMAN 1 Pacitan yang diselesaikannya pada 1968.

Rumah tersebut disebut sebagai milik budenya. Di tempat itu, SBY kerap menghabiskan waktu bersama teman-teman masa kecilnya, mulai dari mengerjakan tugas kelompok hingga belajar musik.

SBY memang dikenal memiliki ketertarikan terhadap musik. Selain itu, olahraga, termasuk bola voli, juga menjadi salah satu kegiatan yang disukainya semasa muda.

Rumah yang kini dijadikan museum tersebut pun tidak sekadar menyimpan bangunan tua. Di dalamnya tersimpan jejak kehidupan SBY sebelum memasuki dunia militer dan menjalani perjalanan panjang dalam pemerintahan.

Memasuki pendopo depan, pengunjung langsung disambut ruang tamu yang luas. Kesan rumah Jawa tempo dulu masih terasa melalui lantai ubin hitam, pilar kayu, serta sejumlah perabot yang tetap dipertahankan.

Kursi, meja, dan lemari menjadi bagian dari interior rumah. Foto kedua orang tua SBY, R. Soekotjo dan Siti Habibah, juga terpajang di dalamnya.

Suasana rumah tersebut berbeda dari museum modern yang identik dengan ruang pamer dan panel informasi. Rumah joglo ini justru menghadirkan kesan hunian keluarga yang masih menyimpan jejak masa lalu.

Bentuk bangunan tradisionalnya tetap menjadi daya tarik utama. Atap joglo yang tinggi, tiang penyangga kayu, dan ruang depan yang lapang memperlihatkan karakter arsitektur Jawa yang lekat dengan kehidupan masyarakat pada masa lampau.

Di tengah perkembangan Kota Pacitan, keberadaan rumah tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang tokoh nasional juga berawal dari lingkungan keluarga, pendidikan, dan pergaulan sehari-hari.

Bagi SBY dan keluarga, rumah di Kelurahan Ploso itu memiliki nilai emosional tersendiri. Tempat tersebut menjadi bagian dari kenangan masa muda SBY sekaligus perjalanan keluarganya bersama almarhumah Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono.

Dalam kisah mengenai rumah tersebut, SBY dan Ani disebut selalu berusaha menyempatkan diri berkunjung saat berada di Pacitan. Keduanya juga berpesan agar perabotan di kamar tidur dan bagian rumah yang menyimpan kenangan mereka tidak diubah sembarangan.

Rumah itu turut menjadi bagian dari ingatan keluarga ketika membesarkan putra-putra mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Mempertahankan perabotan dan suasana rumah memperlihatkan bahwa nilai bangunan ini bukan semata-mata terletak pada usia atau bentuk arsitekturnya.

Editor : Putra

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network