PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Menanam pohon nangka tidak harus memiliki pekarangan luas. Tanaman buah ini bisa dibudidayakan di dalam wadah berukuran besar, termasuk ember bekas, asalkan kebutuhan akar, air, dan nutrisinya tetap terpenuhi.
Pemilihan bibit dan teknik perawatan yang tepat, pertumbuhan pohon nangka bisa dikendalikan agar tidak terlalu tinggi dan melebar. Meski begitu, mengerdilkan pohon bukan berarti membatasi nutrisi atau memangkas akar secara ekstrem.
Berikut delapan cara menanam nangka dan mudah dirawat.
Pilih bibit hasil sambung atau okulasi
Gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif dari pohon induk yang produktif. Bibit ini umumnya memiliki karakter buah yang lebih mudah diprediksi dibandingkan tanaman dari biji. Pilih bibit dengan batang kokoh, daun sehat, dan bebas hama.
Gunakan ember besar dan dalam
Pilih ember plastik tebal yang kuat menahan media tanam dan pertumbuhan akar. Sebagai acuan, University of Florida IFAS menyarankan wadah besar dan dalam dengan panjang sekitar 45–61 sentimeter. Pastikan ember memiliki lubang drainase di bagian bawah dan tidak pernah digunakan untuk menyimpan bahan kimia berbahaya.
Siapkan media tanam yang gembur
Campurkan tanah gembur, kompos matang, dan sekam bakar agar media mampu menyimpan nutrisi sekaligus mengalirkan kelebihan air. Hindari tanah yang terlalu padat dan jangan menimbun pangkal batang terlalu dalam.
Pangkas pucuk untuk mengendalikan tinggi
Pemangkasan pucuk membantu mengurangi pertumbuhan batang utama ke atas dan merangsang cabang samping. Namun, jangan memangkas bibit yang baru ditanam. Setelah melewati tahun pertama, pemangkasan dapat dilakukan secara terarah menggunakan gunting yang bersih dan tajam.
Bentuk tajuk agar lebih kompak
Pertahankan cabang utama yang tumbuh menyebar. Pangkas secara selektif cabang yang terlalu tegak, bertumpuk, patah, kering, atau terserang penyakit. Pada pohon produktif, hindari memotong cabang yang menjadi tempat tumbuh bunga dan buah.
Penuhi kebutuhan sinar matahari dan nutrisi
Tempatkan tanaman di lokasi yang mendapat sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari. Berikan pupuk organik matang dan pupuk tambahan sesuai dosis pada label. Siram ketika bagian atas media mulai mengering, tetapi jangan sampai air menggenang.
Batasi jumlah buah pada pohon muda
Jika mulai berbuah, lakukan penjarangan dengan mempertahankan buah yang sehat dan sesuai kemampuan cabang menopang beban. Panduan University of Florida IFAS menyarankan pembatasan jumlah buah pada pohon muda untuk mengurangi risiko cabang rusak akibat beban berlebihan.
Periksa akar dan kondisi media tanam
Perhatikan apakah akar mulai keluar dari lubang drainase atau media menjadi terlalu padat. Jika ruang tumbuh tidak lagi mencukupi, pindahkan tanaman ke wadah yang lebih besar. Hindari memangkas akar secara ekstrem karena dapat membuat tanaman stres dan menghambat penyerapan nutrisi.
Menanam nangka di ember bekas bisa menjadi solusi bagi pemilik rumah dengan lahan terbatas. Kuncinya adalah mengendalikan pertumbuhan melalui pemangkasan yang tepat, menyediakan ruang akar yang cukup, serta menjaga kebutuhan air dan nutrisi. Dengan perawatan konsisten, pohon tetap berpeluang tumbuh sehat dan menghasilkan buah.
Editor : Putra
Artikel Terkait
