Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi 2026, Polres Ponorogo Tetapkan Personel Siaga Satu

Dinar Putra
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa bersama Dandim Ponorogo melakukan pengecekan peralatan foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Polres Ponorogo mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada 2026. Sejumlah personel dan peralatan pendukung disiagakan untuk mengantisipasi ancaman banjir hingga tanah longsor, terutama di kawasan perkotaan dan wilayah pegunungan.

Kesiapsiagaan tersebut juga melibatkan berbagai lintas sektor. Mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan turut dilibatkan dalam upaya mitigasi bencana di Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa mengatakan, terdapat sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya antisipasi bencana. Kawasan perkotaan diwaspadai rawan genangan dan banjir, sedangkan wilayah pegunungan seperti berpotensi mengalami tanah longsor.

"Kita sudah melakukan mitigasi dan antisipasi, terutama di wilayah perkotaan yang biasanya rawan banjir dan wilayah Kabupaten Ponorogo wilayah pegunungan rawan untuk tanah longsor," kata AKBP Damus Asa.

Menurut Damus, kesiapan personel menjadi salah satu hal penting agar penanganan bencana bisa dilakukan secara cepat.

Personel Polres Ponorogo disiagakan dalam apel tersebut, Polres Ponorogo memastikan personel dan peralatan pendukung berada dalam status siaga satu. 

Langkah ini dilakukan agar seluruh unsur yang terlibat tidak perlu lagi melakukan persiapan dari awal ketika bencana terjadi.

"Personel hampir semuanya kita libatkan, siaga satu. Jadi ketika ada kejadian bencana tidak kalang-kabut menyiapkan, tapi dari saat ini sudah-sudah kita siapkan semuanya," terangnya.

Kesiapan tersebut juga diharapkan memperkuat koordinasi antarlembaga, sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan lebih terarah dan tidak menimbulkan kepanikan.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan bahwa dengan adanya keterlibatan Polres, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai organisasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.

"Kerjasama semuanya, termasuk Polres, maupun, TNI, dan beberapa organisasi masyarakat. Nah, ini kita istilahnya mitigasi lah, karena kita enggak pernah tahu namanya bencana itu kan bisa datang sewaktu-waktu," pungkas Lisdyarita.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network